Apendisitis (Radang Usus Buntu): Definisi, Klasifikasi, Faktor Penyebab, Tanda, Gejala dan Pengobatannya


Pengertian/Definisi



Apendisitis adalah peradangan akibat infeksi pada usus buntu atau umbai cacing (apendiks). Infeksi ini bisa mengakibatkan pernanahan. Bila infeksi bertambah parah, apendiks itu bisa pecah. Apendiks merupakan saluran usus yang ujungnya buntu dan menonjol dari bagian awal usus besar atau sekum (cecum).



Apendiks besarnya sekitar kelingking tangan dan terletak di perut

Usus Buntu (Apendiks): Anatomi dan Fisiologinya


Anatomi Usus Buntu (Apendiks)



Saluran pencernaan (traktus digestivus) pada dasarnya adalah suatu saluran (tabung) dengan panjang sekitar 30 kaki (9m). yang berjalan melalui bagian tengah tubuh dari mulut sampai ke anus (sembilan meter adalah panjang saluran pencernaan pada mayat; panjangnya pada manusia hidup sekitar separuhnya karena kontraksi terus menerus dinding otot saluran). Saluran

Histologi dan Fisiologi Pankreas


Histologi Pankreas


a. Bagian Eksokrin

Komponen eksokrin membentuk sebagian besar pankreas dan terdiri dari asini serosa dan sel zimogenik yang tersusun rapat dan membentuk banyak lobulus kecil. Asinus berbentuk tubular, dikelilingi lamina basal dan terdiri atas 5-8 sel berbentuk piramid yang tersusun mengelilingi lumen sempit . Tidak terdapat sel mioepitel . Diantara asini, terdapat jaringan

Pankreas: Pengertian, Anatomi, Fungsi, dan Hormon yang Dihasilkan


Pengertian

Pankreas adalah organ aksesoris pada sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama: menghasilkan enzim pencernaan atau fungsi eksokrin serta menghasilkan beberapa hormon atau fungsi endokrin. Pankreas terletak pada kuadran kiri atas abdomen atau perut dan bagian kaput/kepalanya menempel pada organ duodenum.


Anatomi Pankreas

Pankreas merupakan suatu organ berupa kelenjar dengan

Eritrosit; Penjelasan, Jenis Kelainan, Variasi Warna dan Bentuknya


Penjelasan Gambaran Eritrosit



Eritrosit adalah sel darah merah yang mengandung hemoglobin, yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan membawa karbondioksida dari jaringan ke paru-paru. Eritrosit berbentuk cakram bikonkaf, cekung pada kedua sisinya, sehingga dilihat dari samping nampak seperti dua buah bulan sabit yang saling bertolak belakang. Kalau dilihat satu

Metode Perhitungan Jumlah Leukosit


Metode Perhitungan Jumlah Leukosit



Menghitung sel-sel darah dari ketiga jenis sel darah leukosit, eritrosit, dan trombosit dihitung jumlahnya persatuan volume darah. Upaya itu biasanya dilakukan dengan menggunakan alat hitung elektronik. Pada dasarnya alat semacam itu yang lazimnya dipakai bersama alat pengencer otomatik memberi hasil yang sangat teliti dan tepat. 



Perlu ada upaya untuk

Leukosit; Pengertian, Karakteristik, Pembentukan dan Faktor Yang Mempengaruhi Jumlahnya


Leukosit; Pengertian, Karakteristik, Pembentukan dan Faktor Yang Mempengaruhi Jumlahnya



Pengertian Umum



Di darah perifer, sel ini mudah dibedakan dari eritrosit oleh adanya inti (Sacher, 2004). Leukosit berperan dalam sistem pertahanan tubuh. Sel ini menahan masuknya benda asing atau bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui dua jalan, yaitu fagositosis dan mengaktifkan